Daftar Harga Tanah

Harga Tanah Meningkat Di Kota Mataram, Pembangunan Rumah Murah Semakin Sulit

Harga Tanah Di Kota Mataram – Di provinsi nusa temggara barat kesulitan dalam membangun hunian sederhana untuk masyarakat berpenghasilan rendah di wilayah perkantoran karena harga tanah yang terus mengalami peningkatan atau kenaikan harga tanah.

Kenaikan harga tanah di kota Materam saat ini telah mencapai tiga kali lipat dan itu hanya berlaku di pinggiran kota saja harganya mencapai ratusan juta per are, apalagi di tengah kota yang lainnya sudah semakin terbatas. Dalam perpertumbuhan ekonomi kota Mpataram yang demikian pesat telah menjadi salah satu factor melambungnya harga tanah.

Factor lainnya adalah pembukaan jalan baru oleh pemerintah dengan tujuan untuk membuka akses di wilayah pinggiran kota, sehingga bisa menghubungkan Kota Mataram dengan kabupaten lainnya, seperti Kabupaten Lombok Barat.

Program pelebaran jalan provinsi untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas menuju Bandara Internasional Lombok, di Kabupaten Lombok Tengah, juga ikut mempengaruhi melonjaknya harga tanah di Mataram.

“Kota Mataram sudah menjadi barometer investasi. Banyak investor berdatangan untuk berbisnis di Kota Mataram. Imbasnya kepada pengembang perumahan yang semakin sulit memperoleh lahan untuk membangun rumah tapak sedeharna,” ujarnya.

Sulitnya mencari lahan untuk pengembangan hunian baru, kata Ma’ruf, juga disebabkan semakin meningkatnya pembangunan infrastruktur, seperti kampus dan sekolah serta perkantoran.

Kawasan lingkar selatan yang selama ini dikenal sebagai daerah hijau, mulai ramai dengan berdirinya fasilitas pendidikan dan perkantoran, seperti kampus baru Institute Agama Islam Negeri Mataram, perluasan kampus Universitas Muhammadiyah Mataram, serta pembangunan beberapa gedung instansi vertikal.

Kondisi tersebut memicu pemilik tanah menaikan harga jual tanahnya, sehingga tanah dikawasan lingkar selatan kota Mataram dengan luasnya mencapai 100 meter persegi harganya bisa mencapai Rp. 100 juta lebih. Padahal harganya beberapa tahun lalu di kisaran Rp. 30 Juta hingga Rp. 40 Juta.

Upaya untuk masyarakat dalam masalah melambungnya harga tanah yakni dengan jalan meminta kepada wali kota Mataram untuk tidak mempersulit pemgembangan dalam bisa lebih efisien.

Dengan adanya efisiensi dari sisi biaya pengurusan izin sehingga harga rumah ataupun harga tanah untuk masyarakat berpenghasilan rendah bisa lebih ditekan sehingga warga kurang mampu bisa memperoleh rumah sederhana dengan harga terjangkau.

Baca juga Faktor Yang Dapat Menentukan Harga Tanah

Harga Tanah Dikota Palembang

Harga Tanah Palembang – Tanah memiliki banyak fungsi, selain sebagai lahan tempat mendirikan bangunan, banyak juga orang yang menjadikan tanah sebagai instrumen investasi mereka. Harga tanah yang cenderung naik dari tahun ke tahun membuat tanah menjadi buruan. Naiknya harga ini tak terlepas dari hukum ekonomi atas suatu komoditas, semakin langka maka harganya semakin tinggi. Namun hal itu terjadi karena jumlah manusia bertambah, sementara jumlah tanah tetap. Salah satu kota yang saat ini tanahnya sedang menjadi incaran para investor dan pebisnis adalah di Palembang, Sumatera Selatan.

Daftar Harga Tanah di Palembang Tahun 2018 tidak kalah cantik dengan daftar harga tanah di kota besar di Indonesia lainnya. Di daerah jalan protokol, per meter bisa mencapai 15 – 20 juta rupiah. Sementara harga tanah untuk hunian di Palembang, bisa termasuk lokasi-lokasi favorite, seperti Rajawali dan Talang Semut, jangan terkejut bila Harga tanah di Palembang bisa mencapai 10 – 15 juta per meter.

Harga tanah di Palembang menjadi melejit setinggi di kota besar lainnya tak lepas dari index pertumbuhan kota yang menurut data statistik, salah satu yang tertinggi di indonesia Di beberapa titik saat ini sedang di bangun hotel-hotel bintang, apartemen, Mall baru, dan pusat-pusat bisnis lainnya di Palembang. Semua hal itu terjadi karena cantik lagi tak kala Pelabuhan Internasional, Jalan Toll Trans Sumatera, Jalur kereta api sesumatera selesai di bangun. Palembang dipastikan jadi bintang utama dalam ekonomi di pulau Sumatera

Namun jangan berkecil hati bagi Anda yang berharap tanah murah di Palembang, tidak semua tanah di Palembang mahal, bila Anda mencari tanah murah di Palembang yang berkisar antara 300 ribu sampai 1 juta rupiah di Lokasi tanah-tanah itu masih terbilang lumayan untuk di beli, baik itu untuk hunian atau pun untuk bisnis. Atau bila mencari tanah di jual di Palembang, yang murah, saat ini pun masih ada pemilik-pemilik yang berminat menjual tanahnya di kisaran 25 ribu – 100 ribu per meter. Di Keller Williams All Property Palembang kami siap membantu Anda mendapatkan tanah yang sesuai dengan budget dan peruntukan Anda.

Juga bila anda butuh tanah untuk kantor di Palembang, butuh tanah untuk ruko di Palembang, butuh tanah untuk bisnis di Palembang, butuh tanah untuk hunian di Palembang, butuh tanah untuk perumahan di Palembang, butuh tanah untuk gudang di Palembang, sampai tanah untuk perkebunan di Palembang, siap membantu Anda mendapatkan semua yang Anda cari, tanah yang sesuai budget, di lokasi yang Anda minati, akan segera Anda dapatkan.

Baca juga:

 

Tips membeli tanah yang aman dan lengkap

Tips Membeli Tanah Yang Aman – Tanah adalah harta yang tidak bergerak yang merupakan salah satu bentuk investasi yang paling menguntungkan, sehingga sangat banyak orang yang berminat untuk membeli atau membangun sebuah rumah. tentu saja pasalnya harga tanah akan semakin naik dari hari ke hari. Sebagai contoh jika anda membeli tanah sekarang dan anda menjualnya 2-5 tahun dan dijamin harga akan berlipat ganda dari harga saat anda beli. Anda hanya perlu membayar pajak setiap bulan dan jumlahnya pun terbilang cukup kecil, itu juga tergantung wilayah tanah.

Bagi anda yang ingin berinvestasi tanah ada baiknya anda memperhatikan dengan seksama cara-cara aman membeli tanah, pasalnya saat ini semakin banyak kasus persengketaan lahan / tanah yang pada akhirnya akan merugikan anda sendiri. Tentu anda tidak ingin tanah yang telah anda beli ternyata bermasalah dalam kepemiilikan dan keabsahan setifikat, atau masalah lain. Untuk itu jika anda ingin pembelian tanah anda tidak bermasalah, anda harus membaca tips-tips membeli tanah yang aman berikut ini.

1. Cek kondisi tanah
Tanah yang hendak anda beli sebaiknya dicek terlebih dahulu, baik kontur tanahnya maupun potensi tanahnya. Jika tanah tersebut termasuk tanah bergerak maka sebaiknya anda mencari tanah di lokasi lain karena tanah yang bergerak tidak baik jika dibangun rumah di atasnya. Selain itu lihatlah dulu lokasi tanahnya, apakah strategis atau tidak. Semakin strategis lokasinya maka keuntungan anda akan semakin berlipat. Jika di pinggir jalan, maka pastikan bahwa tanah tersebut tidak masuk dalam rencana pelebaran jalan atau kemungkinan buruk lain.

2. Memeriksa surat-surat tanahnya
Sebelum anda membeli tanah pastikan bahwa surat-surat tanahnya masih lengkap dan absah, termasuk juga kepemilikannya. Jika tanah tersebut sudah bersertifikat maka periksalah apakah sertifikat tersebut sudah berpindah tangan atau belum, caranya dengan meminta SKPT (Surat Keterangan Pendaftaran Tanah) di kantor kelurahan setempat. Dan usahakan sertifikat tanah atas nama penjual tanah itu sendiri agar lebih mudah prosesnya. Tetapi jika tanah tersebut belum bersertifikat dan masih berupa girik sebaiknya anda memeriksa keabsahan bukti kepemilikannya, apakah valid atau tidak. Anda bisa meminta bantuan kepada petugas kelurahan atu kecamatan setempat. Selain itu lihat juga batasan-batasan tanah yang jelas, dengan cara meminta bantuan kepada PPAT ( Pejabat Pembuat Akta Tanah). Pemeriksaan surat-surat tanah wajib anda lakukan agar anda tidak mendapatkan masalah di kemudian hari.

3. Pemeriksaan oleh PPAT
Untuk memastikan keabsahan sertifikat tanah yang akan anda beli, gunakanlah jasa PPAT untuk memeriksanya. PPAT akan memeriksa keaslian sertifikat tanah tersebut ke BPN ( Badan Pertanahan Nasional). Tujuannya adalah untuk memastikan apakah sertifikat itu asli atau tidak, sedang dijaminkan atau tidak, atau mungkin dalam sengketa. Nah, jika diketahui sertikat tersebut ternyata bermasalah maka PPAT akan / seharusnya menolak AJB ( Akta Jual Beli) tanah.

4. Membuat AJB oleh PPAT
Jika sertifikat tanah dinyatakan absah / tidak bermasalah dalam hal apapun maka selanjutnya adalah membuat AJB oleh PPAT. Untuk membuat Akta Jual Beli (AJB) biasanya dibutuhkan syarat-syarat berikut :
• Surat pembayaran PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) selama 5 tahun terakhir.
• Sertifikat tanah untuk pengecekan tanah ke badan pertanahan dan untuk keperluan balik nama.
• Surat izin mendirikan bangunan.
• Dan jika masih dibebani hak tanggungan atau hipotik, harus ada surat roya dari bank bersangkutan.

5. Nama sertifikat Tanah
Setelah PPAT selesai membuat AJB, maka PPAT kemudian menyerahkan berkas AJB tersebut ke BPN untuk mengurus balik nama sertifikat tanah yang dibeli. Peyerahan berkas untuk balik nama selambat-lambatnya 7 hari setelah penandatanganan AJB agar segera diproses. Biasanya 2 minggu setelah penandatanganan tersebut pembeli akan segera mendapatkan sertifikat baru atas nama yang baru pula (nama pembeli). Beberapa syarat / berkas yang diserahkan untuk membalik nama sertifikat adalah sebagai berikut :
• Surat permohonan balik nama dengan ditandatangani oleh pembeli
• Akta jual beli, sertifikat,
• KTP pembeli dan penjual,
• Bukti pelunasan pembayaran PPh
• Bukti pelunasan pembayaran BPHTB.

6. Mengurus pajak
Setelah semua prosedur di atas telah rampung, maka hal yang dilakukan selanjutnya adalah mengurus pembayaran pajak melalui PPAT, namun anda dapat jua membayarnya sendiri. Untuk BPHTB, yang semula dibayarkan ke kas negara, sekarang harus dibayarkan ke kas masing-masing pemerintah daerah melalui Dipenda (Dinas Pendapatan Daerah).

Baca juga: Cara Mudah Menentukan Harga Tanah Dan Rumah

 

Berbagai Daftar Harga Tanah Permeter Di Kota Medan

Daftar Harga Tanah Permeter Di Kota Medan – Dari hahun ke tahun harga tanah di kota kesayangan kalian yaitu medan memang sangat unik sekali, tidak ada patokannya, disetiap jalan berbeda-beda walaupun daerah tersebut berdekatan tapi perbandingan harganya bisa jauh sekali. Ditambah parah lagi daerah ada saja yang berani beli atau mengocek kantong yang begitu dalam dengan membeli harga yang tinggi padahal di daerah tersebut kadang belumlah ada seharga demikian tinggi.

harga tanah bisa meningkat disebabkan oleh penguasaan tanah yang dilakukan beberapa pihak. Pihak-pihak tertentu ini biasanya adalah para pengembang, investor serta kumpulan pemilik modal. Mereka bisa membeli lahan dalam skala ribuan hektare kemudian diolah dan dijual kembali. Dengan begitu mereka bisa meraup keuntungan dua hingga tiga kali lipat berkat penjualan tanah. Semakin banyak pengembang dan investor yang melakukan ini maka harga tanah akan terus meningkat.

Bagi Anda pemilik tanah yang terletak di kawasan padat penduduk harga tanah akan cenderung terus meningkat. Hal ini diperkuat fakta bahwa tanah yang terletak di kawasan penduduk lazimnya menuai aktivitas pembangunan dan ekonomi lebih tinggi daripada kawasan yang kurang padat penduduk. Semakin maju kawasannya maka semakin mahal harga tanahnya. Biasanya juga para pengembang akan berburu tanah di kawasan yang memang padat penduduk karena lebih laku dan mudah saat menjualnya.

Berikut sekilas informasi tentang Harga Tanah Daerah Medan dan Sekitarnya, yaitu :

1. Jl. S.Parman dimulai dari simpang apartment cambridge sampai dengan lampu merah Jl. Kejaksaan harga di seputaran daerah tersebut berkisar dari Rp. 25 juta – 30 juta/m2

2. Jl. Gajah Mada dimulai dari simpang Jl. Iskandar Muda hingga simpang Apartment Cambridge , harga di seputaran daerah ini berkisar antara Rp. 35 juta -40 juta/m2

3. Jl. Gajah mada dimulai dari simpang Jl. Iskandar Muda hingga simpang Jl. Darussalam, harga berkisar antara Rp. 20 juta – 25 juta/m2

4. Jl. Sei Batang Hari dimulai dari simpang jalan Jl. Darussalam hingga simpang Jl. Titi Papan / Jl. Sei Ular Baru, harga berkisar Rp. 20 juta-an/ m2

5. Jl. Sei Batang Hari dimulai dari simpang Jl.Titi Papan hingga simpang Jl. Kapten Muslim, harga berkisar Rp. 7 juta – 12 juta /m2, semakin ke arah simpang Jl. Kapten Muslim maka harga tanah menjadi lebih murah.

6. Jl. Mongonsidi sekitar HERMES Plaza, berkisar antara 13 juta – 25 juta / m2

7. Jl. Jamin Ginting dari simpang USU sampai dengan Fly Over harga pasaran pinggir jalan berkisar Rp. 5juta -6 juta /m2

8. Jl. Raya marelan dari simpang Jl. Titi Papan ( simpang Mandiri Supermarket ) hingga ke pasar 5 marelan, harga tanah mulai dari Rp. 6 juta/ m2

9. Jl. Raya Marelan daerah tanah 600, harga mulai Rp. 4juta/m2.

Baca juga:

Akibat Salah Letak Harga Ketika Jual Tanah

Cara Mudah Menentukan Harga Tanah Dan Rumah

Untuk cara mudah menentukan harga tanah atau rumah memang sangat penting bagi anda yang ingin melakukan transaksi jual beli tanah atau rumah. Contoh Harga rumah atau tanah yang variatif memang sangat berbeda saat anda melakukan transaksi jual beli emas. Dimana harga emas relative standar.

Saat anda menjual rumah atau tanah, maka anda harus mempu menilai harga jual rumah yang tepat agar anda tidak rugi karena harga yang terlalu murah atau rumah anda cepat laku harga yang tidak terlalu mahal. Berikut ada beberapa cara untuk menilai harga tanah dan rumah:

1. berdasarkan Njop

Sebagai pemilik rumah tentunya anda akan selalu menerima lembaran tagihan PBB(pajak bumi dan banggunan) setiap tahunnya. Di lembar PBB tsb maka aka nada informasi NJOP (nilai jual objek pajak) baik tanah maupun bangunannya menentukan harga jual rumah / tanah berdasarkan NJOP merupakan harga minimal yang harus anda tetapkan karena pada faktanya banyak sekali para penjual yang menentukan harga jual rumah jauh diatas NJOP, biasanya 2-3 kalinya dari NJOP.

2. berdasarkan Biaya dan Laba

Harga suatu barang pada dasarnya adalah semua biaya yang dikeluarkan plus profit (laba). Jadi untuk menentukan harga tanah / rumah dapat dihitung dari semua biaya yang anda keluarkan untuk membeli atau membangun property tersebut ditambah hasil inverstasi.

Perhitungan yang baku namun bebrapa pakar menyebutkan kenaikan harga properti biasanya berkisar antara 15-30% per tahunnya, maka anda dapat menggunakan factor misalnya 20% sebagai hasil investasi.

Misalnya anda membeli sebuah tanah dengan harga 100 juta (termasuk pajak) dan kemudian anda membangun sebuah rumah dengan biaya 100 juta, maka total biaya adalah 200 juta kemudian menjual kembali setelah 1 tahun maka anda dapat menjualnya dengan harga 200 juta + (20% x 200 juta) = 240 jt.

3. berdasarkan harga pasaran

Cara menilai harga jual beli rumah/tanah berdasarkan harga pasaran ini yang sering banyak digunakan oleh masyarakat indonesia. Namun dengan adanya sedikit usaha dari anda untuk mencari dan menilai harga pasaran rumah dan tanah di lokasi properti anda berada. Anda dapat mengetahui harga rumah anda.

Namun perlu anda ketahui, dalam menentukan harga jual rumah/properti sangat erat kaitannya dengan kondisi rumah, apakah masih baik ayau memiliki kerusakan yang dapat mengurangi harga jual.

Setelah anda selesai menentukan harga jual rumah/ properti, sekarrang saatnya anda mempromosikan rumah yang akan dijual tersebut, baik secara online maupun offline.

Baca juga: investasi tanah kovling