Daftar Harga Tanah

Gambaran Harga Tanah dan Properti di Semarang

Harga tanah di Semarang tahun ini diprediksi akan mengalami kenaikkan dari mulai dari 10 hingga 20 persen. Sedangkan untuk tren lokasi tanah, saat ini yang tengah marak diburu calon pembeli yakni disisi bagian selatan dan barat Kota Semarang.

Harga juga dipengaruhi oleh lokasi tanah yang dipilih pengembang untuk pembangunan perumahan.

Saat ini kurang lebihnya harga tanah Rp 2 juta per meter untuk lokasi tepi Semarang. Sementara untuk daerah tengah Kota Semarang biasanya akan dipatok harga Rp 3 sampai 4 juta.

Menurut sumber yang kami dapatkan melalui sarana internet, berdasarkan analisis yang di simpulkan untuk dapat meminimalisir lokasi tanah yang dibangun, pengembang selalu memilih membangun rumah vertikal. Alasannya karena efisiensi tanah yang dibutuhkan.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Promosi, Humas, dan Publikasi DPD REI Jateng, mengatakan di awal tahun ini harga properti seperti rumah yang akan di perlihatkan dan ditawarkan dalam pameran REI Expo yang saat ini digelar di Atrium Mal Ciputra Semarang tidak akan mengalami kenaikan harga.

Kami pastikan harga rumah tidak naik untuk awal Expo kali ini, harga yang ditawarkan setiap pengembang rata-rata masih sama dengan tahun sebelumnya. Sehingga masyarakat yang hendak membeli hunian masih bisa mendapatkan rumah dengan harga lama.

Berikut gambaran harga tanah dan properti baru seperti rumah yang akan di pameran di kota Semarang yang telah kami rangkum berdasarkan analisis yang kami capai dan keterangan yang telah kami terima dari beberapa sumber yang bisa di bilang sangat akurat dan bisa di percayai fakta dan kebenarannya.

Kami dari daftar harga tanah ingin menyampaikan terima kasih atas kunjungan anda dalam halaman web kami ini, mohon maaf jika terdapat kesalahan penulisan dalam artikel dan jika ada yang kurang berkenang atau jika ada kekurangan dan juga saran yang anda ingin berikan kepada kami, maka anda tidak perlu sungkam untuk memberitahukan secara langsung kepada kami melalui komentar di bawah ini atau via sarana komunikasi lainnya.

Baca Juga :

Kisaran Harga Tanah Di Tangerang

Harga properti Tangerang terkini, Cushman & Wakefield Indonesia, salah satu perusahaan konsultan properti memaparkan harga tanah di beberapa perumahan di Tangerang. Simak berikut ini:

1. Alam Sutera

Alam Sutera

Perumahan yang dikelola PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI) memang menjadi salah satu properti ‘hot’ di Tangerang, karena letaknya persis di samping ruas tol Jakarta-Merak.

Menurut hasil riset Cushman & Wakefield harga tanah di Alam Sutera berada pada kisaran Rp 9,1 – 15,9 juta per m2. Harga terbaru ini tentu jauh lebih mahal dibandingkan puluhan tahunan lalu saat perumahan ini baru mulai berdiri.

Bahkan untuk titik tertentu, harga tanah di Alam Sutera jauh lebih tinggi dari Rp 10,5 juta per m2. Ini disebabkan oleh pasar skunder terbentuk secara alamiah karena tingginya permintaan.

2. Bintaro Jaya

Bintaro Jaya

Bintaro Jaya bisa dikatakan salah satu pelopor kota mandiri pertama yang sukses. Dibawah ‘bendara’ grup Jaya Property, yakni PT Jaya Real Property, Bintaro Jaya jadi buruan pencari rumah karena letaknya yang paling dekat dengan Jakarta Selatan.

Harga tanah di Bintaro Jaya kini berkisar Rp 7,9 – 13 juta per m2. Bintaro juga didukung oleh sarana trasportasi umum, khususnya KRL yang memudahkan penghuni menuju ke pusat kota.

Kota mandiri yang mulai dibangun tahun 1979 ini makin padat sejak beroperasinya tol Jakarta-Bintaro. Kota ini berada di Kota Jakarta Selatan dan menyebar ke Kabupaten Tangerang (Sektor 2-Graha Raya) dan Kota Tangerang Selatan. Kini luasnya telah mencapai 1.000 ha.

3. BSD City

BSD City

BSD City menjadi kota mandiri yang paling dikenal masyarakat. Dengan land bank yang masih besar, pengelola terus memperkenalkan kluster baru.

Harga tanah kawasan ini pun tidak lagi dikatakan murah. Cushman & Wakefield mencatat tanah BSD City kini dihargai Rp 5,2 – 10,4 juta per m2. Manajemen Sinarmas Land selaku induk dari BSD City bahkan menegaskan, sulit menemui harga rumah di bawah Rp 1 miliar.

Managing Director Corporate Strategy & Services Sinarmas Land Ishak Chandra menjelaskan, harga tanah yang BSD City bebaskan untuk membangun kluster baru pun sudah semakin mahal.

4. Citra Raya

Citra Raya

Tanah di perumahan ini relatif murah dibandingkan kawasan lain. Sekitar Rp 2,9 juta per m2 menjadi rata-rata di pasaran.

Perumahan Cita Raya merupakan salah satu proyek milik Ir. Ciputra, salah satu tokoh properti terkemuka di Indonesia. Citra Raya berada di Tangerang Barat dengan total lahan seluas 2.760 ha.

Konsep Citra Raya adalah konsep perkotaan yang berkelanjutan. Hingga kini Citra Raya Tangerang telah terbangun sebanyak 18.125 unit rumah, 1.500 unit commercials dengan total lahan yang dipergunakan sekitar 1.000 ha. Jumlah penghuni sekitar 85.000 jiwa.

5. Lippo Village

Lippo Village

Perumahaan Lippo Village merupakan kawasan yang dikelola oleh PT Lippo Karawaci Tbk. Letak perumahan ini berada tidak jauh dari BSD City dan telah menjadi kota mandiri yang cukup lama.

Lippo Village yang berada 30 km di Barat Jakarta ini mulai dikembangkan sejak awal tahun 1990, dan harga tanah Lippo Village berkisar Rp 7,8 – 15,5 juta per m2. Rentan yang yang cukup lebar ini didasarkan oleh posisi tanah yang bersangkutan.

Lippo Village sejak awal berdiri hinggi ini terus berbenah dengan penambahan fasilitas dan infrastruktur. Lippo Village kini telah dihuni oleh 50.000 orang.

6. Paramount Serpong

Paramount Serpong

Paramount Serpong juga salah satu acuan properti di Tangerang. Perumahan ini mulai bergeliah sejak 2006, dengan menguasai lahan 550 ha di Gading Serpong.

Konsep pengembangan yang diusung Paramount Serpong adalah kawasan terpadu, dan terbukti mampu eksis hingga kini. Harga tanah di Paramount Serpong kini mencapai Rp 6,5 – 9,1 juta per m2.

7. Kota Modern

Kota Modern

Kota Modern tak kalah mentereng. Kawasan terpadu di Tangerang ini juga tumbuh layaknya BSD City, Lippo Village atau lainnya. Harga tanah pun di Kota Modern terus merangkak.

Data Cushman & Wakefield memperlihatkan, tanah di Kota Modern kini mencapai Rp 5,9 – 8 juta per m2. Dengan harga tanah yang terus naik ini, pasaran rumah di Kota Modern terbilang mahal, mulai dari Rp 1,3 miliar untuk lebar 7 meter dan panjang antara 15-18 meter.

Baca Juga :

Harga Tanah di Tangerang

Berikut ini adalah Artikel yang berisi rangkuman Daftar Harga Tanah di Tangerang yang telah kami rangkum dari beberapa sumber yang sangat akurat di internet. Dan kami akan selalu melakukan Update artikel sesuai dengan harga pasaran yang terkini dan terbaru. Semoga daftar Harga Tanah di Tangerang dibawah ini dapat berguna dan mampu membantu sobat dari seluruh penjuru indonesia agar tidak tertipu oleh harga pasaran lainnya yang belum tentu akurat.

Berikut dibawah ini telah kami cantum kan beberapa faktor dan unsur yang dapat dan akan mampu untuk mempengaruhi perubahan Harga Tanah di suatu kota ataupun daerah :
– Surat Hak Atas Tanah (SHM,SHGB,petok D,Girik, dll)
– Bentuk Kavling (persegi panjang,trapesium, ngantong belakang, dll)
– Ukuran Ideal (lebar vs panjang min. 1 : 2, max. 1 : 3)
– Lebar Jalan
– Posisi kavling terhadap jalan (tusuk sate,kuldesak,dll)
– Hadap (arah mata angin)
– Supply dan demand (faktor eksternal)
– Tanah yang sudah dibangun dinilai plus 5% – 10%

Semoga dengan faktor dan unsur yang dapat mempengaruhi harga tanah yang telah kami cantum kan diatas ini anda dapat membantu anda untuk mengerti dan memahami hal yang akan mampu untuk menaikkan dan menurunkan harga tanah di Indonesia.

Berikut adalah Harga Tanah di Tangerang Terbaru :

TANGERANG

– Alam Sutera : 9,1 jt – 15,9 jt / m2
– Bintaro jaya : 7,8 jt – 13 jt / m2
– BSD City : 5,2 jt – 10,4 jt / m2
– CitraRaya : 2,6 jt – 3,7 jt / m2
– Lippo Village : 7,8 jt – 15,5 jt /m2
– Paramount Serpong : 6,5 jt – 9,1 jt /m2
– Kota Modern : 5,9 jt – 8 jt /m2

Harga Tanah Tangerang – Semoga Artikel Harga Tanah di Tangerang diatas ini dapat berguna serta bermanfaat bagi para sobat semuanya. Kami mengucapkan terimakasih Atas Kunjungan Anda di web daftar harga tanah ini, maaf jika terdapat kesalahan penulisan maupun pengejaan dalam artikel ini dan jika ada yang tidak berkenang atau pun ada kekurangan serta saran bagi kami silahkan teman teman bisa berkomentar di bawah ini…

Baca Juga :

Harga Tanah di Sidoarjo

Berikut ini adalah Artikel yang berisi rangkuman Daftar Harga Tanah di Sidoarjo dan Tanah Industri yang telah kami rangkum dari beberapa sumber di internet. Dan kami melakukan Update sesuai harga pasaran terkini dan terbaru. Semoga daftar Harga Tanah di Sidoarjo dibawah ini dapat membantu sobat dari seluruh penjuru indonesia agar tidak tertipu oleh harga pasaran lainnya.

Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi Harga Tanah adalah :
– Surat Hak Atas Tanah (SHM,SHGB,petok D,Girik, dll)
– Bentuk Kavling (persegi panjang,trapesium, ngantong belakang, dll)
– Ukuran Ideal (lebar vs panjang min. 1 : 2, max. 1 : 3)
– Lebar Jalan
– Posisi kavling terhadap jalan (tusuk sate,kuldesak,dll)
– Hadap (arah mata angin)
– Supply dan demand (faktor eksternal)
– Tanah yang sudah dibangun dinilai plus 5% – 10%

Berikut adalah Harga Tanah di Sidoarjo Terbaru :

SIDOARJO

Delta Sari Rp. 2.900.000 – 4.350.000
– Juanda Harapan Rp. 1.450.000 – 2.150.000
– Letjend. Sutoyo Raya / Raya Waru Rp. 5.800.000 – 8.000.000
– Pepelegi (Maspion) Rp. 2.500.000 – 3.500.000
– Perum Pepelegi Rp. 2.650.000 – 3.300.000
– Permata Juanda Raya Rp. 1.450.000 – 2.150.000
– Pondok Jati Rp. 2.175.000 – 3.625.000
– Pondok Mutiara Rp. 2.175.000 – 3.625.000
– Pondok Tjandra Gang Rp. 2.175.000 – 3.500.000
– Pondok Tjandra Raya Rp. 4.350.000 – 6.550.000
– Puri Surya Jaya Rp. 2.200.000 – 3.650.000
– Rewwin Rp. 2.175.000 – 3.400.000
– Taman Pinang Indah Rp. 2.150.000 – 3.500.000
– Taman Pondok Jati Rp. 2.500.000 – 3.800.000
– Unimas Garden Rp. 2.170.000 – 3.550.000

TANAH INDUSTRI

– Gedangan / Sedati Rp. 2.900.000 – 3.850.000
– Gunung Gangsir Rp. 220.000 – 500.000
– Kalianak Rp. 2.175.000 – 3.655.000
– Krian bypass Rp. 725.000 – 1.235.000
– Margomulyo Indah, Margomulyo Permai Rp. 2.900.000 – 4.765.000
– Raya Pandaan Rp. 725.000 – 1.825.000
– Rungkut Industri / Berbek Industri Rp. 2.800.000 – 4.650.000
– Tanjungsari Rp. 2.750.000 – 4.200.000

Harga Tanah Sidoarjo – Semoga Artikel Harga Tanah di Sidoarjo diatas ini dapat berguna serta bermanfaat bagi para sobat semuanya. Kami mengucapkan terimakasih Atas Kunjungan Anda di web ini dan jika ada yang tidak berkenang atau pun ada kekurangan serta saran bagi kami silahkan teman teman bisa berkomentar di bawah ini…

Baca Juga :

Kisaran Harga Tanah di Jakarta

Jakarta sudah kerap kali menjadi surga dalam investasi properti terutama karena Jakarta memiliki kenaikkan harga tanah yang sangat menjanjikan. Selain karena merupakan ibukota negara Indonesia, Jakarta juga merupakan tulang punggung perekonomian nasional, sehingga banyak orang berbondong-bondong untuk ke Jakarta.

Jika ingin membeli sebuah properti atau tanah, hal pertama yang perlu kita ketahui tentu saja, “Berapa sih harga pasaran per meternya?” Sebab, jika tidak benar-benar tahu, bisa saja kita menjadi sasaran tipu broker bermulut manis.

Ya, tanah di lokasi tertentu memang menjadi faktor utama dalam menentukan harga properti sebelum dikalikan dengan bentuk dan luas bangunan. Harga tanah yang dekat dengan stasiun, pintu tol, atau tempat hiburan tentu sangat berbeda dengan yang letaknya agak ke dalam.

Menentukan harga jual/beli tanah memang bukan perkara mudah, untuk itu biasanya seorang appraiser pun disewa untuk membuat taksiran harga. Hanya saja, harga yang disebutkan hanya berdasar taksiran, bukan harga real di lingkungan tersebut.

Berdasarkan riset yang kami analisa, berikut adalah harga tanah di Jakarta per meternya dari masing-masing regional berdasarkan transaksi yang pernah terjadi sepanjang akhir 2014 hingga sekarang.

1. Jakarta Pusat

Pelemahan sektor properti dan kurs rupiah terhadap dolar AS tampaknya berimbas pada penjualan tanah di pusat kota Jakarta. Bukan tanpa alasan, harga tanah di Jakarta pusat memang tergolong yang paling mahal. Akibatnya tak banyak transaksi yang terjadi di kawasan ini, kecuali di beberapa spot di sekitar Menteng.

Menteng, Rp 55 juta per meter

2. Jakarta Utara

Selain Jakarta Pusat dan Cipete, Jakarta Utara menjadi salah satu primadona area properti. Banyaknya kawasan elite membuat harga tanah di area ini terbilang tinggi. Contohnya adalah Kelapa Gading, yang harganya masih terbilang tinggi kendati langganan banjir.

Marunda, Cilincing, Rp 13 juta per meter
Gading Imperial, Kelapa Gading, Rp 8,5 juta per meter

3. Jakarta Selatan

Untuk Jakarta Selatan, Cipete masih jadi primadona dengan transaksi penjualan tertinggi jika dibandingkan dengan kawasan Jakarta Selatan lain.

Cipete, Rp 21,6 juta per meter
Jagakarsa, Rp 5 juta per meter
Pejaten Barat, 6,3 juta per meter
Kebayoran Baru, Rp 13 juta per meter
Bintaro (memasuki Tangerang Selatan), Rp 4,5 juta per meter

4. Jakarta Barat

Harga tanah di Jakarta Barat tergolong bervariasi, yakni dari kisaran Rp 6 juta hingga Rp 8 juta, kecuali untuk tanah di beberapa perumahan elite yang harganya masih terbilang tinggi. Berikut adalah rinciannya:

Kamal, Rp 6,5 juta per meter
Srengseng, Rp 6 juta per meter
Meruya Utara, Rp 6,5 juta per meter
Semanan, Kalideres (perum. Kalideres Permai), Rp 8 juta per meter

5. Jakarta Timur

Sama halnya dengan Jakarta Pusat, sepanjang 2015 tak banyak transaksi jual beli tanah yang terjadi di kawasan ini. Namun berbeda dengan Jakarta Pusat yang harganya masih terbilang mahal, Jakarta Timur masih jauh dari tempat hiburan dan fasilitas seperti area Jakarta lainnya.

Cibubur, Rp 4 juta per meter
Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Rp 2,5 juta per meter

Baca Juga :