Daftar Harga Tanah

Analisis Kenaikan Harga Tanah di Pinggiran Jakarta

Kenaikan harga tanah di pinggiran Jakarta saat ini tampaknya menjadi ikon baru dalam dunia investasi di Indonesia, ada beberapa faktor yang mendorong kenaikan harga tanah :

  • Dibangunnya infrastruktur Jalan Tol
  • Dibangunnya Stasiun Kereta Api baru dan Hypermarket baru
  • Adanya sarana Pendidikan
  • Dibangunnya Rumah Sakit Besar di satu wilayah

Pada hasil riset awal tahun Indonesian Property Watch (IPW) yang dikutip dari Detik Finance :

mencatat kenaikan harga tanah di kawasan Depok yang dilalui tol pada tahun lalu hingga 15%-24%. Kawasan ini memang akan diapit dua proyek tol yaitu Tol Jagorawi-Cinere dan Depok-Antasari. Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch Ali Tranghanda mengatakan sebelumnya harga pasar tanah di Depok rata-rata bisa mencapai Rp 800.000 sampai Rp 1,5 juta per meter persegi. Namun adanya proyek tersebut membuat harga tanah di kawasan yang dilewati dua proyek tol tersebut terus merayap naik. “Kenaikan tanah di Depok 15-24% itu tahun lalu, saya melihat akan ada kenaikan juga di 2012, kenaikannya di Depok akan signifikan. Di Depok harga tanah bervariatif, ada yang Rp 800.000, Rp 1,5 juta, kalau yang menengah atas sampai Rp 2 juta itu harga pasaran,” katanya.

Fakta-fakta temuan IPW ini mengalahkan adagium bahwa tanah memiliki pertumbuhan harga yang lamban, justru sekarang pertumbuhan nilai tanah melebihi obligasi yang dikeluarkan swasta yang rata-rata nilai kembaliannya hanya berkisar 11%-15%/tahun, sementara harga tanah sampai pada booming properti tahun 2014 berkisar antara 15%-50%.

Kenapa harga tanah melonjak sedemikian hebat? – lonjakan harga ini sebenarnya lebih ditentukan pada booming demografi di Indonesia, terutama pada pusat-pusat kota. Jakarta sejak 1970-an adalah magnet besar bagi migrasi penduduk dari desa ke kota. Sempitnya ruang lahan membuat lahan di Jakarta melambung tinggi, bahkan di pusat kota Jakarta seperti Jalan Sudirman (Sudirman Boulevard) dan kuningan, harga tanah menembus sampai pada 60 juta/meter padahal di Jaman demam ‘Segitiga Emas’ tahun 1988-1990 harga tanah disana sudah dimainkan para spekulator antara harga Rp 500.000 – Rp. 5 juta.

Melihat pertumbuhan harga tanah yang luar biasa di Jakarta tak pelak, investasi tanah merupakan primadona dalam 10 tahun ke depan, hanya saja kemudian harga tanah menjadi tinggi pertumbuhannya justru pada daerah-daerah penopang Jakarta.

Pertumbuhan Harga Tanah di Depok

Depok sendiri memiliki pertumbuhan nilai tinggi dari sisi margin, berbeda dengan lingkungan elite kelas atas seperti Bintaro, Serpong dan BSD (Bumi Serpong Damai) yang menjadi banyak pilihan bagi kaum profesional muda yang aktif, Depok awalnya dipilih oleh pensiunan sebagai tempat tinggal. Pertumbuhan harga tanah di Depok sendiri antara tahun 1990-2000 kalah cepat dengan pertumbuhan harga tanah di Cinere (dekat Pondok Labu), saat itu Cinere berkembang menjadi pemukiman elite baru, walaupun Cinere dikenal sebagai pemukiman yang tidak memiliki akses jalan tol dan akses yang mempercepat transportasi lainnya seperti stasiun kereta api namun entah kenapa antara tahun 1990-2000 Cinere menjadi bintang dalam pilihan properti masyarakat.

Depok sendiri mulai booming pada awal tahun 2000-an, harga lahan yang tadinya berkisar hanya 10.000/meter -50.000/ meter melonjak. Kemudian harga tanah melonjak sampai pada 1,5 juta permeter sampai dengan 3 juta per meter hanya dalam tempo 10 tahun.

Mengapa Harga Tanah di Depok Mengalami Lonjakan Hebat?

Di awal tahun 2000-an, tepatnya di tahun 2002 sudah mulai ada pengembangan rumah dengan model townhouse, pengembangan ini mulanya mengikuti tren di Jakarta Selatan. Pengembangan rumah berbasis bandar ini sebelumnya juga sudah sukses di lingkungan kelas atas seperti ‘Pesona Kahyangan’ yang merupakan pengembangan townhouse tersukses di Depok pada era tahun 1990-an. Perumahan Pesona Kahyangan adalah perumahan terpadu, dengan kolam renang dan sarana gymnasium. Kemudian muncul perumahan townhouse tanpa fasilitas terpadu seperti itu, hanya pada keamanan yang disatukan pada pintu gerbang. Faktor keamanan menjadi pilihan penting dengan meningkatnya kriminalitas yang sering menyasar rumah-rumah kompleks besar namun dengan sistem pengamanan minim.

Lalu para pemain property yang dulu-nya bekerja di perusahaan property besar, memperluas jaringan permodalan dengan membangun permodalan di tanah seputaran depok mulai dari perbatasan Jakarta Selatan seperti Tanah Baru, Kukusan, Beji sampai dengan di ujung selatan Depok seperti Cipayung dan Sawangan.

Banyak pemain-pemain baru yang muncul, mereka awalnya hanya bermodalkan membangun satu atau dua rumah kemudian berkembang menjadi pemain besar yang bisa membangun sampai ratusan bahkan ribuan unit. Kemampuan mereka bermain lahan di Depok didukung bank-bank besar yang kemudian membangun cabangnya di sepanjang jalan Margonda Raya.

Jalan Tol Pemicu Harga Depok

Dibangunnya sarana infrastruktur seperti Jalan Tol membuat harga tanah di Depok melambung tinggi. Walaupun pembangunannya agak tersendat karena persoalan pembebasan lahan, namun perkembangan realisasi jalan tol terus berjalan ke arah yang positif. Di sisi jalan sepanjang rencana jalan tol ada patok-patok putih yang merupakan batas pembelian jalan tol oleh pihak eksekutor proyek jalan tol, disamping patok-patok putih inilah kemudian harga tanah melambung tinggi apalagi yang didekat keluar masuk pintu tol.

Lokasi ke Akses Jalan Tol mengalami ledakan hebat dalam soal harga, membuat harga tanah di Depok terus merambat naik. Jalan Tol ini akan melingkari ruas pinggiran Jakarta, sehingga seluruh kota Jakarta bisa dijangkau dengan cepat lewat jalur lingkar jalan tol ini.

Rencana Pembangunan Rumah Sakit Internasional di Universitas Indonesia

Ada lagi yang membuat harga tanah di Depok melonjak yaitu : rencana pembangunan rumah sakit Internasional di Universitas Indonesia, yang juga akan dijadikan Rumah Sakit Pendidikan terbesar di tanah air. Apabila program UI ini sukses bukan tak mungkin ini adalah RS Pendidikan terbesar di seluruh Asia Tenggara, mengingat reputasi RSCM yang selama ini menjadi bahan rujukan bagi para mahasiswa ilmu kesehatan di seluruh Asia Tenggara.

Kebutuhan para pekerja rumah sakit, peningkatan akselerasi lahan, dibangunnya sekolah-sekolah menengah Internasional yang kemudian menjadikan UI sebagai centrum dari pusat pendidikan maka bukan tak mungkin Depok menjadi kota tersendiri yang perkembangannya lebih pesat ketimbang Jakarta Selatan. -Apalagi akses terdekat dari Depok yaitu Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan yang awalnya hanya diminati oleh perusahaan-perusahaan minyak asing, kini mulai jadi incaran para spekulan tanah dan mulai dibangun gedung-gedung tinggi yang kemungkinan akan menjadi pusat keuangan selain di Jalan Sudirman.

Melihat peluang ini maka tak salah pilihan investasi jatuh ke tanah Depok, selain itu yang perlu diperhatikan adalah sumber air di Depok masih sangat bagus.

Baca Juga :

Harga Tanah di Depok yang Kian Meningkat

Berdasarkan analisis yang kami lakukan dan juga informasi yang kami peroleh, bahwa kini pasaran harga tanah di sejumlah kawasan di Kota Depok dinilai telah semakin meningkat tinggi sehingga menyulitkan para pengembang untuk membangun rumah di kawasan tersebut.

Dalam pengembangan pembangunan tentu para pengembang akan mencari tanah / lahan dengan harga yang cukup terjangkau dan sesuai dengan jumlah kantong yang ada. Analisis yang telah kami ambil dan rangkum berdasarkan sumber yang kami percayai telah kami paparkan dalam pembahasan dibawah ini.

Ketua Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman (Apersi) Jakarta Raya, Patlina Kusniati, menuturkan bahwa harga tanah di kota Depok saat ini sudah meningkat tinggi bahkan hampir mendekati harga tanah di Jakarta.

Anggota kami yang belum lama ini berencana membangun rumah di kawasan Cinere Depok, ternyata pas dilihat harganya sudah sampai Rp2,5 juta per meter, langsung tidak jadi.

Ketua Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman (Apersi) Jakarta Raya, Patlina Kusniati, menuturkan pihaknya tidak tertarik membangun rumah murah di Depok seperti yang diprogramkan pemerintah. Pasalnya, harga yang ditawarkan sekitar Rp130 juta tidak sesuai dengan pengeluaran dan belanja bahan baku.

Menurutnya, untuk membangun rumah murah, maksimal harga tanah termahal mencapai sekitar Rp250.000 per meter. Itu pun, katanya diperuntukkan bagi rumah bertipe kecil dengan luas lahan sekitar 60 meter persegi.

Bagaimana pun, Depok itu tidak cocok untuk dijadikan kawasan rumah murah. Selain harga tanahnya mahal, ada juga aturan yang memberatkan, yaitu batas kavling 120 meter. ungkap Patlina Kusniati.

Kami dari daftar harga tanah ingin menyampaikan terima kasih atas kunjungan anda dalam halaman web kami ini, mohon maaf jika terdapat kesalahan penulisan dalam artikel dan jika ada yang kurang berkenang atau jika ada kekurangan dan juga saran yang anda ingin berikan kepada kami, maka anda tidak perlu sungkam untuk memberitahukan secara langsung kepada kami melalui komentar di bawah ini atau via sarana komunikasi lainnya.

Baca Juga :

Kota dengan Harga Tanah Termahal di Indonesia

Beberapa kota ini dianggap dan juga telah diakui sebagai kota yang memiliki harga tanah tertinggi di banding kota-kota lain di Indonesia. Kesepuluh kota ini menjadi kota dengan harga tanah termahal di Indonesia.

Berikut kota yang dikenal dengan harga tanah termahal di Indonesia :

1. Jakarta

Jakarta yang merupakan kota dengan harga tanah mahal di Indonesia. Survei di sebutkan bawah harga tanah di Ibu kota tercatat sudah menembus Rp24,6 juta per meter per segi dengan fluktuasi 13 persen.

2. Surabaya

Tidak berbeda jauh dengan Jakarta, harga tanah per meter per segi di Surabaya sudah mencapai Rp21 juta dengan fluktuasi 8 persen.

3. Manado

Manado juga tidak kalah dengan kedua kota diatas, Manado yang berhasil menyusul Surabaya dengan harga tanah di manado seharga Rp16 juta per meter per seginya.

4. Tangerang

Wilayah suburban Ibu Kota ini berada di peringkat keempat harga tanah termahal di Indonesia dengan harga tanahnya yang telah mencapai Rp15,9 juta per meter per seginya dengan fluktuasi 10 persen.

5. Depok

Depok menduduki posisi kelima di daftar harga tanah termahal di Indonesia dengan harga tanahnya yang tidak berbeda jauh dengan Tangerang, harga tanah di kota ini adalah Rp15,2 juta per meter per segi dengan tingkat fluktuasi sebesar 8 persen.

6. Semarang

Harga tanah di kota ini sudah mencapai Rp14,8 juta per meter per segi dengan tingkat fluktuasi yang bisa di bilang sangat tinggi yakni sebesar 15 persen.

7. Bekasi

Diposisi ini ada kota Bekasi yang memiliki harga tanah yang tidak berbeda jauh dengan harga tanah di kota Semarang yakni sejumlah Rp14,2 juta, kota yang dijuluki kota satelit ini harga tanahnya tembus Rp14 juta per meter per seginya, dengan fluktuasi 8 persen.

8. Balikpapan

Balikpapan yang berhasil menduduki posisi kedelapan dengan tingat harga yang telah melesat mencapai Rp11 juta per meter per seginya, dan memiliki fluktuasi yang sangatlah tinggi yakni 18 persen.

9. Bogor

Kota Bogor ini juga memperlihatkan peningkatan harga tanah yang cukup tinggi dengan harga tanahnya yang telah menyusul harga tanah di Balikpapan dengan harga tanah yang telah mencapai Rp11 juta per meter per seginya, dengan fluktuasi yang sangat tinggi dan tidak berbeda jauh dari Balikpapan yakni 19 persen.

10. Samarinda

Samarinda memiliki harga tanah per meter perseginya sebesar Rp 10,3 juta dengan tingkat fluktuasi mencapai 7 persen.

11. Kendari

Kota kendari menjadi kota yang selanjutnya dengan harga tanah mencapai Rp9,3 juta per meter perseginya dengan fluktuasi mencapai 4 persen.

12. Medan

Dan kota terakhir adalah kota medan dengan harga tanah per meter perseginya mencapai Rp 7.9 dengan fluktuasi mencapai 9 persen.

Itulah beberapa kota di Indonesia dengan harga tanah termahal. Bagaimana dengan kota kamu? apakah termasuk dalam kota di Indonesia dengan harga tanah termahal atau tidak?

Baca Juga :

5 Kota di Indonesia dengan Harga Tanah Termahal

Setiap tahunnya, hampir bisa dipastikan kalau harga tanah di Indonesia selalu mengalami peningkatan. Beberapa tempat memiliki tingkat kenaikan harga yang cenderung melambat, namun tidak sedikit juga daerah-daerah dengan peningkatan harga yang sangat drastis, khususnya di kota-kota besar semacam ibukota propinsi dan kota berkemajuan pesat.

Namun dari sekian banyak kota-kota yang ada di Indonesia, setidaknya terdapat 5 kota dengan harga rata-rata tanah termahal. Di mana saja?

1. Jakarta

Sebagai ibukota Negara Indonesia, sudah pasti Jakarta merupakan tempat paling ideal untuk dihuni di Nusantara. Kota ini menjadi pusat pemerintahan sekaligus pusat bisnis bernilai triliunan. Harga paling tinggi tanah di sini diraih oleh Jakarta Pusat dengan nilai Rp25 juta/m2 yang disusul oleh Jakarta Utara sebesar Rp23 juta/m2. Sedangkan, harga tanah di Jakarta Selatan sebagai pusat perumahan elit mencapai Rp14,2 juta/m2. Lain lagi dengan Jakarta Barat dan Jakarta Timur, di mana harga rata-rata tanahnya masing-masing adalah Rp13,5 juta/m2 dan Rp5,3 juta/m2.

2. Surabaya

Seperti kita ketahui, Surabaya adalah kota tersibuk kedua di Indonesia setelah Jakarta. Begitupun harga tanah di ibukota Jawa Timur ini merupakan yang paling tinggi di luar Jakarta dibandingkan kota-kota besar lainnya. Hal ini tidak lain karena harga rata-rata tanah per meter persegi di kota ini mencapai sekitar Rp10 juta.

3. Tangerang Selatan

Sebenarnya, tidak terlalu mengejutkan bila harga tanah di Tangerang Selatan menduduki peringkat ketiga sebagai kota yang memiliki tanah termahal. Terang saja, karena bandrol rata-rata tanah di bagian selatan dari Tangerah ini menyentuh level Rp8,5 juta/m2. Melonjaknya harga tanah di Tangerang Selatan secara pesat terutama disebabkan oleh peningkatan laju ekonomi, kemudahan aksesibilitas, dan kenyamanan daerah. Di samping itu, cukup banyak warga sekitar yang menjadikan Tangerang Selatan sebagai alternatif lokasi hunian idaman.

4. Denpasar

Denpasar merupakan ibukota Provinsi Bali yang tersohor akan panorama wisatanya sampai dunia. Jadi, jangan heran kalau harga tanah di kota ini sangat mahal sebab banyak sekali orang yang menginginkan bisa tinggal di Denpasar. Apalagi jika mereka berhasil mendapatkan pemandangan yang menarik, sudah pasti harganya bakal melambung tinggi. Di Denpasar, harga rata-rata tanah adalah Rp7,5 juta/m2.

5. Bandung

Bandung sering dijuluki sebagai Kota Kembang. Hal ini dikarenakan pemandangan di ibukota Jawa Barat ini masih terjaga keasriannya. Bahkan, kini pemerintah setempat pun sedang menggalakkan pembuatan taman-taman di tengah kota yang tentu bakal semakin mengerek harga tanah di kota ini. Perlu diketahui, harga terbaru tanah di Bandung rata-ratanya berkisar Rp4,5 juta/m2.

Baca Juga :

Harga Tanah di Bekasi

Berikut ini adalah Artikel yang berisi rangkuman Daftar Harga Tanah di Bekasi yang telah kami rangkum dan susun dari beberapa sumber yang cukup akurat dan tepat di internet. Dan kami juga akan selalu melakukan Update harga tanah yang sesuai dengan harga pasaran terkini dan terbaru. Semoga daftar Harga Tanah di Bekasi dibawah ini dapat bermanfaat untuk membantu sobat pembaca dari seluruh penjuru indonesia untuk tidak mudah tertipu oleh harga pasaran lain.

Dibawah ini merupakan beberapa faktor dan unsur yang merupakan syarat yang dapat dan juga akan mampu untuk mempengaruhi kenaikkan dan penurunan Harga Tanah di Kota Bekasi
– Surat Hak Atas Tanah (SHM,SHGB,petok D,Girik, dll)
– Bentuk Kavling (persegi panjang,trapesium, ngantong belakang, dll)
– Ukuran Ideal (lebar vs panjang min. 1 : 2, max. 1 : 3)
– Lebar Jalan
– Posisi kavling terhadap jalan (tusuk sate,kuldesak,dll)
– Hadap (arah mata angin)
– Supply dan demand (faktor eksternal)
– Tanah yang sudah dibangun dinilai plus 5% – 10%

Semoga dengan ada nya syarat diatas ini para sobat pembaca dari seluruh penjuru Indonesia jadi mampu untuk mengetahui serta memahami perihal apa sajakah yang akan mampu untuk bisa mempengaruhi perubahan dalam pengaturan harga tanah.

Berikut adalah Harga Tanah di Bekasi Terbaru :

BEKASI

– Grand Wisata Rp 6,4 juta – Rp9,6 juta
– Kota Deltamas Rp 7,5 juta
– Kota Harapan Indah Rp 8,7 juta – Rp14,2 juta
– Kota Jababeka Rp 7,8 juta-Rp14 juta
– Lippo Cikarang Rp 7,8 juta – 14 juta
– Summarecon Bekasi rata-rata Rp13 juta

Harga Tanah Bekasi – Semoga Artikel Harga Tanah di Bekasi diatas ini dapat berguna serta bermanfaat bagi para sobat semuanya. Kami mengucapkan terimakasih Atas Kunjungan Anda di web daftar harga tanah ini, mohon maaf jika terdapat kesalahan penulisan nama juga jika terdapat kata yang kasar atau tidak baik dan jika ada yang tidak berkenang atau pun ada kekurangan serta saran bagi kami silahkan teman teman bisa berkomentar di bawah ini…

Baca Juga :