Tips Membeli dan Memilih Tanah Kavling

16 Januari 2017

Tips Membeli dan Memilih Tanah Kavling – Bisa jadi dengan alasan dana yang cekak dan tidak mampu membeli rumah baru atau membangun tempat tinggal dalam waktu dekat, menjadi faktor ketertarikan orang untuk membeli tanah kaplingan (kavling) sebagai persiapan untun membangun rumah di kemudian hari ketika uang sudah mencukupi. Apapun tujuan membeli tanah kapling, pastikan anda membeli tanah kavling dengan aman dan harga murah.

 Untuk membeli tanah kavling perlu dipertimbangan dengan matang sebelum membeli tanah kavling supaya anda tidak tertipu, maka dibawah ini, kami memberikan Tips membeli dan memilih tanah kavling, sebagai berikut : 

1. Prediksi kondisi di masa depan.

Anda perkiraan seperti apa kehidupan di area tanah kavling yang akan di jual tersebut apakah semakin ramai dengan perekonmian yang semakin tinggi atau malah sebaliknya semakin sepi kayak hutan, sehingga nilai tanah kavling atau rumah yang akan di bahan tidak akan bernilai, untuk rumah tinggal anda akan hidup sendiridan kalau untuk investasi anda pasti rugi karena harga jual tanahnya pasti rendah.

2. Prediksi perencanaan waktu mulai bangun rumah.

Ini bila tujuan anda membelik tanah kavling adalah berniat untuk di buat tempat tinggal dengan membangun rumah, dan ini masih terkait poin di atas, apakah area sekitar mendukung kehidupan atau ngak, kalau sekiranya semakin kondusif dan ramai makan lanjutkan membeli tanah kapling untuk di bangun hunial tempat di masa mendatang.

3. Mengenal sejarah tanah kapling yang di jual.

Ini sangat penting sebelum anda memutuskan memilih tanah kavling sebelum di beli, hindari tanah kavlingan yang memiliki sejarah atau bekas seperti:

  • Bekas tanah pemakaman.
  • Bekas area pembuangan sampah dan limbah.
  • Bekas area peribadatan.
  • Menurut pengsui entah benar atau ngak, tanah bekas jenis ini banyak memiliki energi negatif, sangat di sarankan mebeli tanah kavling bekas: Kebonan (kebun), Sawah.
  • Gali informasi dari orang sekitar atau aparat desa bila tanah itu sudah berubah bentuk ( sudah di ratakan).

4. Cari tanah yang datar dan posisi yang lebih tinggi.

Ini akan menguntungkan anda membuat saluran air yang lancar, dan mencegah potensi kena banjir duluan. Jadi hindari tanah kavling pada posisi terendah atau cekungan serta kemiringan yang terlalu tajam.

5. Kroscek adakah pasilitas umum pendukung kehidupan.

Belilah tanah kavling yang di jual dengan kepastian akan keterediaan fitur fitur pendukung kehidupan sehari hari seperti:

  • Adanya air bersih.
  • Tersedian sarana ibadah.
  • Sarana sosial.
  • Sarana pendidikan.
  • Tempat berobat.
  • Mungkin saat ini belum ada, namun harus di prediksi pasti bahwa beberapa tahun ke depan sarana dan pra sarana terssbut pasti ada.

6. Perhatikan kondisi jalan hingga depan tanah kavling.

Pastikan penjual tanah kapling menyediakan akses jalan minimal muat mobil simpangan tanpa harus berhenti bergantian atau sekitar 5 ~ 6 meteran.

Inilah beberapa tips membeli dan memilih tanah kavling agar tujuan investasi anda jelas dan tepat. Semoga artikel dari kami bermanfaat. Terima kasih.

Baca Juga : 

Tidak ada Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *