Harga Tanah di Bali
Denpasar / 15 Januari 2017

Harga Tanah di Bali – Besarnya permintaan membuat bisnis lahan di pulau Dewata ini tengah laris. Dari tahun ke tahun harga tanah di pulau dewata ini semakin naik karena di pulau dewata ini menjadi salah satu tempat wisata yang banyak dikunjungi oleh wisatawan mancanegara. ┬áSehingga pembangunan di pulau dewata pun begitu gencar dilakukan untuk mendukung daerah wisata tersebut. Semakin meningkatnya permintaan jasa hotel di Bali membuat harga lahannya yang ada di wilayah tersebut semakin mahal. Saat ini, kisaran harga jual tanah di sana mencapai angka Rp 10 – Rp 15 juta per meter persegi. “Selama semester I 2012 harga tanah di Bali rata-rata naik 28 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu,” jelas, Matthew Georgeson, Managing Partner Elite Haven lembaga riset properti Knight Frank. ┬áMenurut dia, untuk kawasan Legian, Petitenget dan Batu Belig, harga penawaran rata-rata untuk kavling tanah berstatus hak milik di lokasi bukan daerah pesisir pantai selama semester I-2012 naik sekitar 33% sampai 36%. Minimnya tanah di daerah Petitenget, menurut Matthew, membuat pengembang harus mengeluarkan dana investasi dengan modal yang cukup besar. “Saat ini, harga tanahnya Rp10 juta sampai dengan Rp15 juta per meter persegi. Kebanyakan kavling tanah ditawarkan dengan status kepemilikan sewa. Sangat sulit menemukan properti…