Fungsi Surat Hak Guna Bangunan
Tips Investasi Tanah / 17 Agustus 2018

Saat kita membeli suatu rumah, kita akan di hadapkan dengan hak kepemilikan kita. Ada beberapa hak kepemilikan tanah dan bangunan, yang terkuat adalah hak milik (HM), hak guna bangunan (SHGB) dan hak guna usaha (HGU). Masing-masing hak kepemilikan tersebut di buktikan dengan di keluarkannya sertifikat kepemilikan oleh departemen agraria/ dinas pertanahan, yaitu hak milik dengan sertifikat hak milik (SHM), hak guna bangunan dengan sertifikat hak guna bangunan (SHGB) dan hak guna usaha dengan sertifikat hak guna usaha (SHGU). HGB atau Hak Guna Bangunan merupakan hak untuk mendirikan atau memiliki bangunan di atas tanah yang bukan miliki pribadi dalam jangka waktu yang telah ditetapkan oleh UU Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok – Pokok Agraria atau paling lama selama 30 tahun. Jangka waktu dapat diperpanjang lagi jika telah habis masa penggunanaanya dan Hak Guna Bangunan (HGB) dapat ditingkatkan kekuatan hukumnya menjadi Sertifikat Hak Milik (SHM). Sertifikat Hak Guna Bangunan merupakan jenis sertifikat dimana pemegang sertifikat hanya dapat memanfaatkan tanah tersebut baik untuk mendirikan bangunan atau untuk keperluan lain, sedang untuk kepemilikan tanah tetap merupakan milik negara. Berbeda dengan Sertifikat Hak Milik yang kepemilikannya hanya untuk WNI, Sertifikat Hak Guna Bangunan dapat di miliki oleh orang asing. negara. Hak milik…