Perkiraan Harga Tanah di Jambi

16 Januari 2017

Perkiraan Harga Tanah di Jambi -Dengan adanya pembangunan dari pemerntah di Bandara Muara Bungo di Desa Sungai Buluh, Kecamatan Rimbo Tengah, Kabupaten Bungo secara tidak langsung meningkatkan perekonomian warga sekitar. Meski  pekerjaan itu belum selesai dibangun dan difungsikan, tetapi warga mulai menikmati tingginya harga tanah di sekitar kawasan bandara udara tersebut,pasarnya harga di kawasan tersbut sudah melonjak hingga 400 persen dari harga sebelumnya.

Salah Seorang warga Sungai Buluh yang tak jauh tempat tinggalnya dan dekat dengan bandara mengatakan, bahwasanya  sejak adanya wacana pembangunan Bandara Muara Bungo, membuat para pengembang dari kota maupun dari luar kota jambi sudah berduyun-duyun datang ke kawsan itu untuk melihat tanah dan lahan kosong yang ada disekitar kawasan tersebut. Tanah warga yang berada di seputaran bandara pun banyak yang minat dan banyak yang sudah menawar dengan harga mahal. Harganya naik sejak adanya pembangunan bandaraBandara Muara Bungo di Desa Sungai BuluhLaki-laki yang sudah satu tahun membuka usaha bengkel di depan lokasi bandara ini menceritakan, tanah warga ukuran 15×15 meter, 15×20 meter yang dulunya dijual dengan harga Rp 5 juta hingga Rp 10 juta, kini harganya melonjak menjadi Rp 40-50 juta. Dia juga menambahkan, harga tanah di Sungai Buluh, yang dulunya hanya merupakan daerah tranmigrasi ini dan sama sekali tidak diminati oleh para pengembang kini mendadak diminati banyak orang, terutama para pengusaha.

Tanah yang ada di depan jalan masuk ke bandara seluas satu hektare sudah ada yang berani menawar dengan harga Rp 800 juta, namun pemiliknya tidak mau menjualnya. Pemilik mau menjual dengan harga Rp 1 miliar, imbuhnya.

Ia mengaku tidak tahu pasti akan digunakan untuk apa tanah di seputaran bandara tersebut. Namun dia mengakui, meroketnya harga tanah dikarenakan banyak warga yang datang menanyakan untuk membeli tanah-tanah yang ada di seputaran bandara tersebut. Yang kedepannya akan dibangun pusat perbisnisan seperti hotel, mall dan pusat pembelanjaan.

Nah, jadi apabila ada yang mempunyai tanah/lahan kosong disekitar kawasan yang akan dibangun infrastruktur diharapkan untuk jangan menjual tanah tersbut dahulu karena kemungkinan lahan/ tanah kosong anda akan menjadi lebih berharga dari sebelumnya.

Baca Juga : 

Tidak ada Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *