Kisaran Harga Tanah di Jakarta

13 Januari 2017

Kisaran Harga Tanah di Jakarta

Jakarta sudah kerap kali menjadi surga dalam investasi properti terutama karena Jakarta memiliki kenaikkan harga tanah yang sangat menjanjikan. Selain karena merupakan ibukota negara Indonesia, Jakarta juga merupakan tulang punggung perekonomian nasional, sehingga banyak orang berbondong-bondong untuk ke Jakarta.

Jika ingin membeli sebuah properti atau tanah, hal pertama yang perlu kita ketahui tentu saja, “Berapa sih harga pasaran per meternya?” Sebab, jika tidak benar-benar tahu, bisa saja kita menjadi sasaran tipu broker bermulut manis.

Ya, tanah di lokasi tertentu memang menjadi faktor utama dalam menentukan harga properti sebelum dikalikan dengan bentuk dan luas bangunan. Harga tanah yang dekat dengan stasiun, pintu tol, atau tempat hiburan tentu sangat berbeda dengan yang letaknya agak ke dalam.

Menentukan harga jual/beli tanah memang bukan perkara mudah, untuk itu biasanya seorang appraiser pun disewa untuk membuat taksiran harga. Hanya saja, harga yang disebutkan hanya berdasar taksiran, bukan harga real di lingkungan tersebut.

Berdasarkan riset yang kami analisa, berikut adalah harga tanah di Jakarta per meternya dari masing-masing regional berdasarkan transaksi yang pernah terjadi sepanjang akhir 2014 hingga sekarang.

1. Jakarta Pusat

Pelemahan sektor properti dan kurs rupiah terhadap dolar AS tampaknya berimbas pada penjualan tanah di pusat kota Jakarta. Bukan tanpa alasan, harga tanah di Jakarta pusat memang tergolong yang paling mahal. Akibatnya tak banyak transaksi yang terjadi di kawasan ini, kecuali di beberapa spot di sekitar Menteng.

Menteng, Rp 55 juta per meter

2. Jakarta Utara

Selain Jakarta Pusat dan Cipete, Jakarta Utara menjadi salah satu primadona area properti. Banyaknya kawasan elite membuat harga tanah di area ini terbilang tinggi. Contohnya adalah Kelapa Gading, yang harganya masih terbilang tinggi kendati langganan banjir.

Marunda, Cilincing, Rp 13 juta per meter
Gading Imperial, Kelapa Gading, Rp 8,5 juta per meter

3. Jakarta Selatan

Untuk Jakarta Selatan, Cipete masih jadi primadona dengan transaksi penjualan tertinggi jika dibandingkan dengan kawasan Jakarta Selatan lain.

Cipete, Rp 21,6 juta per meter
Jagakarsa, Rp 5 juta per meter
Pejaten Barat, 6,3 juta per meter
Kebayoran Baru, Rp 13 juta per meter
Bintaro (memasuki Tangerang Selatan), Rp 4,5 juta per meter

4. Jakarta Barat

Harga tanah di Jakarta Barat tergolong bervariasi, yakni dari kisaran Rp 6 juta hingga Rp 8 juta, kecuali untuk tanah di beberapa perumahan elite yang harganya masih terbilang tinggi. Berikut adalah rinciannya:

Kamal, Rp 6,5 juta per meter
Srengseng, Rp 6 juta per meter
Meruya Utara, Rp 6,5 juta per meter
Semanan, Kalideres (perum. Kalideres Permai), Rp 8 juta per meter

5. Jakarta Timur

Sama halnya dengan Jakarta Pusat, sepanjang 2015 tak banyak transaksi jual beli tanah yang terjadi di kawasan ini. Namun berbeda dengan Jakarta Pusat yang harganya masih terbilang mahal, Jakarta Timur masih jauh dari tempat hiburan dan fasilitas seperti area Jakarta lainnya.

Cibubur, Rp 4 juta per meter
Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Rp 2,5 juta per meter

Baca Juga :