Daftar Harga Tanah Termahal Di Jakarta Dan Sekitarnya

6 Agustus 2018

Daftar Harga Tanah Termahal Di Jakarta Dan Sekitarnya

Tanah di Jakarta saat ini semakin terbatas, imbasan harga tanah tersebut kian meroket. Ada beberpa di kawasan Jakarta yang merajai harga tanah, misalnya kepala gading. Harga tanah di Jakarta melonjak berkisar 80-100% sepanjang lima tahun terakhir. Di lokasi-lokasi strategis, rentang harga tanah berkisar Rp 15 juta hingga Rp 200 juta per meter persegi (m2).

Peningkatan harga tanah dipicu beberapa aspek termasuk aksi spekulasi. Sedangkan tingginya harga tanah menyulitkan pengembangan properti. Di sisi lain, konsumen pun kian selektif dalam mengonsumsi produk properti yang ditawarkan para pengembang.“Jika dibandingkan dengan lima tahun lalu harga tanah telah meningkat 80-100%. Berikut adalah kawasan di Jakarta yang memiliki harga tanah ternahal.

Kepala Gading

harga tanah di kawasan Kepala Gading saat ini mencapai Rp. 34- 40 juta per M2. Harga tanah di kawasan tersebut memang luar biasa. Naiknya harga tanah dikawasan tersebut dikarenakan Kelapa gading dianggap sebagai kawasan yang merupakan hunian terbaik untuk kelas menengah atas.

Kawasan CBD

Kawasan Central Business Distric (CBD) di Jakarta yang menjadi pusat dari perkantoran dan hunian vertikal adalah Sudirman. Di SCBD dibanding dua tahun lalu, harga tanah naik dua kalilipat dan yang paling tinggi mencapai USD7.000 per m2 (setara Rp66,5 juta, kurs Rp9.500 per USD). Selain perkantoran, di area SCBD terdapat pula pusat komersial seperti toko, restoram serta pusat kebugaran.

Pondok Indah

Pondok merupakan kawasan elit di Jakarta Selatan. Disebut-sebut jika harga tanah di kawasan tersebut selama satu tahun terakhir mengalami peningkatan menjadi Rp30-35 juta per m2. Jika ingin membeli unit rumah di daerah ini harus merogoh uang lebih dalam. Berdasarkan data listing rumah siap jual Century21, rumah di Pondok Indah dengan luas lahan 600 m2 ditawarkan mulai harga Rp35-38 miliar.

Kemang

Kemang, Jakarta Selatan juga menjadi salah satu kawasan favorit terutama untuk para ekspatriat. Selain itu, kawasan tersebut juga membuat target pasar pengembangan properti di Kemang kian bertambah. Alasan Kemang menjadi favorit, yang pertama tentu saja Kemang masih hijau wilayahnya, banyak pepohonan, kedua banyak cafe-resto, galeri, butik, dan ketiga  area di sini banyak warga asing, jadi sekolah asing juga banyak yang dibangun. Tak heran, harga tanah di Kemang sangat bervariasi, mulai dari yang termurah dikisaran Rp8 juta per m2, hingga yang termahal sekira Rp15 juta per m2.

Bekasi

 Harga tanah dibekasi tercatat yang paling mahal untuk wilayah luar Jakarta. Harga tanah di Bekasi mencapai Rp. 6 juta per meter.diperkirakan harganya akan terus naik. Pada tahun 2011-2013 harga tanah tersebut mengalami kenailan 50% per tahun.

Serpong

Kawasan Serpong saat ini telah banyak dibangun perumahan-peruamahan. Tak heran, harga tanah di wilayah tersebit merangkak naik. Saat ini, harga tanah di wilayah tersebut mencapai Rp10 juta per meter. Serpong makin diminati lantaran untuk hunian masyarakat di pinggiran kota, karena faktor infrastruktur yang memadai, akses yang cukup mudah dijangkau, serta luasnya wilayah yang masih berperluang untuk dikembangkan.

Karawaci

Harga tanah di kawasan ini juga bervariasi. Kalau untuk lokasi premium, harganya mencapai Rp20 juta per m2. Namun jika dilihat secara umum, harga tanah di wilayah tersebut masih di kisaran Rp5-7 juta per m2. Hal tersebut, lanjutnya, dipengaruhi oleh pengembangan proyek baik properti residensial maupun komersial yang masih terus dilakukan hingga saat ini.

Baca juga:

Tidak ada Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *