Cara Menentukan Harga Tanah Berdasarkan NJOP

20 Mei 2018

NJOP adalah harga rata-rata dari transaksi jual beli, jika tidak terjadi transaksi jual beli maka nilai NJOP ditentukan berdasarkan perbandingan harga obyek lain yang sejenis, nilai perolehan baru atau Nilai Jual Obyek Pajak Pengganti.

Setiap daerah memiliki nilai NJOP berbeda-beda dan biasanya NJOP ini digunakan sebagai dasar pajak PBB. Nah bagi Anda yang ingin mengetahui bagaimana cara membuat tolak ukur nilai NJOP sebuah properti berikut ini adalah cara menghitungnya.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya nilai NJOP dapat ditentukan berdasar 3 aspek yakni :

Perbandingan harga obyek

Yang dimaksud dengan perbandingan harga obyek adah nilai NJOP berdasarkan perbandingan dengan obyek properti lainnya yang sejenis dan letaknya tidak berjauhan dan telah diketahui berapa harga jualnya.

Nilai perolehan baru

Penentuan NJOP juga dapat didasari oleh metode nilai perolehan baru, metode ini didasari oleh  penghitungan biaya untuk mendapatkan properti yang dibeli dan dikurangi dengan kondisi fisik properti yang dibeli.

Cara menghitung NJOP per meter

Menghitung NJOP tanah per meter dilakukan berdasarkan penilaian tanah dengan menggunakan pendekatan perbandingan harga pasar. Sebagai catatan, perbandingan harga tersebut hanya bisa dilakukan terhadap objek tanah yang sejenis, letaknya tidak berjauhan dan dengan harga pasar yang sudah diketahui sebelumnya.

Sebenaranya penentuan NJOP tanah per meter persegi setiap tahunnya dilakukan oleh Pemerintah Daerah dan dilakukan secara massal. Penentuan ini dilakukan untuk menteukan besarnya NJOP untuk biaya PBB.

Perbandingan harga tanahnya sendiri bisa dilakukan dengan mengambil data harga melalui penjual, pembeli, notaris, badan pertanahan, hingga agent properti. Selain itu perbandingan juga dilakukan dengan cara melihat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi harga tanah seperti lokasi, fasilitas yang berada di sekitar lokasi, kondisi tanah, aksesibelitas dan lain-lain.

Penentuan harga jual properti berdasarkan NJOP

Jika Anda saat ini ingin menjual properti, sebenarnya ada dua metode yang bisa dilakukan untuk menentukan harga jual. Yang pertama berdasarkan harga pasaran yang berlaku di sekitar properti kemudian berdasarkan NJOP. Nah, bagi Anda yang ingin mengetahui cara menghitung harga jual properti menggunakan NJOP berikut ini adalah caranya. :

  • Misalkan luas tanah Anda: 8 m x 12m = 96 m2
  • Luas bangunan: 6 m x 6 m = 36 m2
  • NJOP tanah : Rp 1.000.000 per meter persegi
  • NJOP bangunan : Rp 2.000.000  per meter persegi
  • Maka total harga tanah adalah : 96 x Rp 1.000.000 = Rp 96.000.000
  • Total harga harga bangunan : 36 x Rp 2.000.000 = Rp 72.000.000
  • Maka nilai jual rumah Anda adalah : Rp 96.000.000 + Rp. 72.000.000 = Rp 168.000.000

Baca juga:

Tidak ada Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *