Cara Menentukan Harga Pajak Jual Beli Tanah

26 Mei 2018

Pemerintah telah mengeluarkan peraturan baru Pajak Penghasilan atas penghasilan dari pengalihan hak atas tanah dan/atau bangunan, dan Perjanjian Pengikatan Jual Beli atas tanah dan/atau bangunan yang mengatur tarif PPh atas pengalihan tanah dan/atau bangunan turun menjadi 2.5% dari sebelumnya 5% berlaku 30 hari setelah tanggal diundangkan yaitu tanggal 8 Agustus 2016. Selain mengatur tentang turunnya tarif PPh Final, aturan tersebut tersebut mengatur tentang Perjanjian Pengikatan Jual Beli atas tanah atau bangunan (PPJB) sudah terutang PPh Final.

Dalam kasus jual beli sekarang ini penjual dan si pembeli tanah dikenakan wajib pajak dan itu sudah menjadi syarat untuk proses baliknama sertifikat tanah tanpa adanya slip pembayaran pajak dan validasi pajak dari kantor pajak proses balik nama sertifikat tidak bisa diproses oleh PPAT maupun BPN (badan petanahan nasional).

Berikut sayarat balik nama tanah atas dasar jual beli

Sedidikit penjelasan dan ulasan kali ini yaitu untuk menerangkan beberapa hal yang harus diperhatik an sebelum anda membeli atau menjual tanah dengan harga tanah di atas 60 juta maka proses jual beli tanah tersebut sudah dikenakan wajib pajak berikut rincianya:

Pajak untuk Penjual (PPh) pajak penghasilan dari hasil menjual tanah dikenakan pajak yaitu 2.5% dari harga transaksi atau nilai jual tanah. Pajak untuk pembeli (BPHTB) yaitu 5 % dari harga transaksi dikurangi dengan 60 juta kemudian dikali 5 %.

Dengan catatan minamal harga kena pajak tiap daerah beda -beda tergantung kebijakan daerah masing masing untuk daerah saya kabupaten Wonosobo Jawa tengah  60 juta.

Berikut contohnya:

harga transaksi Rp. 80.000.000 maka perhitungan pajaknya sebagai berikut:

PPh penjual : 80.000.000 x 2,5% = 2.000.000

BPHTB Pembeli: 80.000.000 -60.000.000 =20.000.000

                                                                =20.000.000 x 5 %=1.000.000

Setelah mengetahui besaran pajak yang harus dibayar langsung saja di bayarkan ke kantor pajak kemudian di validasi untuk syarat baliknamanya.

Validadi pajak bisa dibaca pada artikel berikut:Validasi pajak tahun 2018

Tidak dipungkiri dengan adanya wajib pajak yang cukup besar ini banyak penjual atau pembeli malas untuk membayar wajib pajaknya dikarenakan dirasa terbebani dengan besaran pajak yang harus dibayar.

Baca juga:

Tidak ada Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *